sudah satu tahun sejak perjuanganku dimulai, perlahan menghapus jejak dan langkah yang tanpa sadar tertata rapi dalam relung mimpi. mungkin kau bukan lagi orang yang sama, pasti sudah menjadi lelaki yang lebih dewasa. mungkin bukan lagi lelaki yang punya waktu untuk mengingat.
kadang aku bertanya-tanya bagaimana keadaanmu di luar sana :| tetap menjadi lelaki yang kadang diluar aturan atau menjadi lelaki yang lebih taat aturan, terbentang jarak terhalang waktu, mungkin kau sedang tertawa dengan teman-teman barumu, dunia baru yang bahkan belum pernah kau mimpikan dan kau harapkan sebelumnya, dunia yang lebih membuatmu tau pada arti kehidupan dan bagaimana berharap.
apakah kau tetap menjadi lelaki yang suka menjejalkan tawa renyah disela wajah tegang, apakah masih menjadi lelaki sederhana yang suka melempar pandangan polos, apakah kau masih menjadi laki-laki yang lebih suka berbicara dalam pandangan daripada harus menuturkan kata-kata yang sama panjangnya? mungkin saja aku yang terlalu mudah hilang di dalam tutur dalam pandangan itu
aku hampir tak pernah lupa sorot matamu yang kadang sayu itu, tak pernah lupa bagaimana kau memulai perbincangan yang kadang membuatku menahan tawa, hanya saja apakah kau mengingat hal-hal kecil namun berharga ini? sepertinya tidak :| lagipula, tidak ada kata untuk mengungkapkan bagaimana hal itu terjadi, hanya wow, kadang kata-kata itu terlontar begitu saja saat wajah dan senyum nakalmu itu mencoba merasuki pikiranku, namun kau harus tau ini bahwa aku bisa. lagipula aku tak pernah tau apa sekarang ini, penjauhan tanpa sebab jelas, hingga aku lelah menafsirkan segala argumen yang tertangkap. mungkin aku yang suka melebih-lebihkan tapi sekali lagi kau harus tau pernyataan yang pernah kau dapat tidak lagi benar.
:|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar