Pages

Jumat, 20 Juli 2012

pengen posting

pengen posting tanpa topik, pengen posting tanpa hal yang diangkat, pengen posting tapi nggak punya gagasan cerita, pengen posting foto tapi ---__--- , pengen posting cerpen tapi males ngetik, pengen posting motivasi tapi masa motivasi move on mulu, pengen posting lirik lagu tapi ntar nngak kreatif orang nggak bisa bikin lagu, pengen posting masa-masa smp tapi entar kangen, pengen posting opini tapi lagi nggak punya opini, pengen posting sosok, tapi masa iya cuma satu sosok aku jadiin tema blog mulu. besok senin aku sekolah, hari ini cukup di rumah, kangen masa smp dan sekarang aku sma, cepet banget, ntar tiba-tiba aku lulusan sma , pasti rasanya kayak lulusan smp, duh dadah temen-temen, aku nggak suka perpisahan, semua orang pasti nggak suka deng, haha. perpisahan itu sesuatu, nggak jadi deng, tapi pemisah -_-. akhir dari suatu yang dimulai. ah ngomong apa aku ini, jadi mbleber kemana-mana. yaudah deh. dadah

JADI DIRI SENDIRI



Oleh    : Patricia Ruth A.

            Sore itu langitnya cerah,  warna merah kejingga-jinggaan menjadi selimut angkasa, menyulap sore ini menjadi begitu indah. Perkenalkan namaku Rara, aku suka sekali bernyanyi. Sore itu aku bernyanyi di dalam kamar mandi. Banyak jenis lagu kunyanyikan, entah lagu rohani, lagu pop, lagu th. 90an, sampai lagu dangdut, dll. Inilah kebiasaanku, selalu bernyanyi saat mandi sore.

Sabtu, 07 Juli 2012

rasa tanpa nama

"kalau saja aku masih punya pasokan kata-kata, atau andai malam ini stok koakata di kepala tidak kosoong, akan leih banyak yang kutuliskan untukmu, mengenai kerinduan yang terlanjur dalam, atau perasaan yang masih bertahan, rasa apa ini? hampir memeras pikiran dan beban hati. padahal kau terlalu jauh hingga tak mampu diraih, mungkin sudah hampir sempurna kau menghapusku dari ingatanmu. ke mana kau pergi? di mana kau berada? apakah kau juga sama merindukanku? ah tidak mungkin.."  Hanna masih memandangi malam yang hampir kelam seutuhnya, angin malam menembus melewati sela jendela kamar yang tidak tertutup rapat.

"apa kau juga kedinginan seperti aku? dingin oleh perasaan yang belum kukenal seutuhnya, karena kau belum mengajariku penuh apa rasa itu, huu, aku jadi nanggung buat belajar lebih dalam, aku hanya merindukanmu, semua tentangmu, senyumanmu atau suara cemprengmu itu.."

"saat kau bertanya apa aku merindukanmu tempo dulu.. aku berdusta jika aku tidak merindukanmu, sangat ingin mengungkapkannya, tapi.. yah, aku tidak bisa mengatakannya dengan mudah. -_-"

"aku ingin bertanya sesuatu, akhir dari perburuan rasa tanpa nama ini, akhir dari rindu yang menggebu, raja malam masih jadi peran antagonis, saat aku ingin melupakanmu, ia malam mengantarmu tepat di haapanku, pertanyaan yang sederhana kok, 'bagaimana aku melupakanmu'? "

ternyata sudah sejauh ini

aku ingin meyakini sesuatu, bahwa takkan pernah terbesit secuil tentang aku di sana, jauh di pelupuk mata dan hampar fikiranmu, hei kau yang masih segar dalam ingatan, kemarilah bawa sejuta embun di sela hariku..

tiga tahun di sekolah menengah pertama


semua berawal di tengah tahun tanggal ke 11, siswa yang lolos seleksi nilai di bagi ke kelas-kelas, ternyata aku masuk di kelas H, di bimbing mas fadel sama mas dekky kita buat yel-yel kelas, wali bu Catur yang sabarrr banget, ketua diah kusumastuti dan wakilnya kuncoro jati.. SEtelah beberapa minggu, aku ikut ekskul paski, haha

Jumat, 06 Juli 2012

dari hati <(︶‿︶)-σ ♥ (◡‿◡✿)




“Dia tampan sekali.” Ucap Sarah mungkin yang ke 30 kalinya dalam satu waktu.
“Kau ini benar-benar jatuh cinta atau hanya mengaguminya?” Sahut Olive yang hampir 10 menit juga memandangi lelaki itu.
“Aku jatuh cinta.”
“Sejak kapan? Apakah dia mengenalmu?”
“Sejak kelas satu, salah sendiri kau baru bergabung di sma ini tahun ajaran kedua, jadi kau tidak mngenalinya.”

ternyata banyak juga


ternyata banyak juga harapan yang dibangun susah payah remuk dalam kepingan.
ternyata banyak juga mimpi yang penuh romansa hancur dalam satu kejapan mata.

O N L Y ≧◔◡◔≦

''tapi jika aku menyayangimu, lebih dari yang kau tahu, apakah ini akan menjadi penolakan ke 76?" Suara Ronald terdengar lirih namun bergetar.
"Itu hanya perasaanmu, cinta semu, dan aku tidak mencintaimu." Bals Bella masih kukuh pendirian.
"

Senin, 02 Juli 2012

ternyata kau yang mengajariku

Rofi, gadis berusia 16 tahun itu..
Memandangi langit-langit kamarnya, hening namun pikirannya melayang menembus waktu dan jarak, menembus kenangan yang sudah dipupuk dalam-dalam.