Pages

Senin, 30 Januari 2012

at the end of time


"Ujan." Merry bergeridik, sambil menengadah ke atas, sesekali menengok ke parkiran dalam. "Mana sih ni anak?' .
"Sori Mer, tadi motornya Rio nyangkut, motor gue ikutan nyangkut juga nih." Dimas hanya nyengir kuda, berhasil membuat Merry menunggu 15 menitan.
"Ujan Dim.'"
"Iyee, gue tau bawel."

Minggu, 29 Januari 2012

about family

ayah
seorang yang akan selalu menjagamu, walau hanya dalam tatapan mata dan makna dalam kata. Dalam kiasan kata itu, terselip satu keinginan untuk mendidik anak yang ia miliki, membimbingnya dalam jalan yang benar, hingga nanti akan jadi kebanggan baginya, tanpa terselip niat buruk atas kita. Terlalu banyak cara seorang ayah mendidik anaknya. Saat kamu masih kecil dan kamu meminta banyak mainan, namun saa itu keinginanmu tidak terpenuhi, yang terlintas dalam benaknya adalah bagaimana untuk mengajarimu agar kamu tidak selalu meminta dan berujung pada sebuah sifat 'manja'. Saat kamu ingin kencan dengan pacarmuu (buat cewe) tidak mudah, untuk seorang ayah mebiarkan atau mengijinkan putrinya pergi begitu saja dengan lelaki yang belum ia kenal dari begitu banyak tanya, yang terlintas adalah bagaimana cara menjagamu, karena masih panjang perjalananmu di dunia ini. Mungkin kamu sedih, sebal, anyellll saat keinginanmu tidak terpenuhi, bahkan kamu ingin berontak, padahal saat itu, ayahmu sedang mencari cara untuk mewujudkan kebahagiaanmu kelak. Jangan menghakimi atau menuntut ayahmu, jangan sampai kau bernuat bodoh karena sebuah masalah sepele, saat dia pergi kelak, pastilah kamu akan merindukannya, dari hal-hal kecil bahkan bentakannya.

ibu 
wanita yang selalu tegar dalam kerasnya belenggu, sahabat yang sangat dekat dengan kita saat kita masih dalam kandungan, wanita yang akan selalu menerima keluh kesah dan berakhir dalam dekap dan saran. merintis penat selama 9bulan saat mengandung bukan hal yang mudah dilakukan, ia adalah wanita dengan lidah manis yang dapat menyatukan hati yang retak, sekalipun a pernah menyakiti perasaan kita, tapi apakah kita juga tau, makna dari lontaran tersebut? yahhh, maksud bu itu sebenere baik yoo, mau ngasih tau kita, tapi kitane sing ngeyel, jadi satu-satune cara yaa dengan agak mbentak dengan harapan kita berubah. Ibu ituu baik banget, dia nggak akan menampakkkan kesedihannya, walaupun entah berapa banyak ia berkorban walaupun kita nggak sadar sama pengorbanan ibu, alias ngentengke, saat ibu bangun pagi cuma buat nyiapin sarapan, itu juga udah termasuk pengorbanan, bayangkan nak kamu ndak punya ibu? sapa yang care? sapa yang peduli? sapa yang ngurusi?

the last

saudara
banyak dari kita nih, kadang suka pengen nggak punya saudara, aku juga kadang gitu -_- tapi setelah tak pikir aku salah, Tuhan menghadirkan sodara buat aku, aku haruse bersyukur, dadi aku nggak kesepian, meskipun kadang yaa nganyeline erwh banget, jail, marai brisik, marai emosi, tapi yaaa ituu yang suatu saat bakal kita kangeni nek kita uda gede, uda punya suami, istri, keluarga baru, aku sadar, saudara kui kadang juga ngebantu banget, dan bikin kita senyum nglewati hari-hari, benn kita nggak bosen ama idup, dadi nggak monoton ngonoo (:

mungkin ini yg isa tak sampaikan, sederhana sih, bagaimana kamu bisa mensyukuri keluargamu apa adanya, dan punya waktu bersama mereka, sebab Tuhan telah menjagamu lewat mereka, jangan sampai suatu saat anda menyesal karna perbuatanmu sendiri. Tanpa merekapun, kamu belum tentu bisa menghadapi dunia ini, dan berdiri sendiri melawan semua yang bisa terjadi dalam hidup ini . Tuhan memberkati :)




Sabtu, 28 Januari 2012

Rencana Tuhan Pasti Indah :)

Ketika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang menyulam sehelai kain. Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ibuku lakukan? Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain.. Tetapi aku bilang pada ibu, kalau yang kulihat dari bawah adalah benang ruwet.

Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut, "Anakku, lanjutkanlah permainanmu, sementara ibu menyelesaikan sulaman ini, nanti setelah selesai, kamu akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas."
Aku heran, mengapa ibu menggunakan benang hitam dan putih, begitu semrawut menurut pandanganku. Beberapa saat kemudian, aku mendengar suara ibu memanggil. "Annakku kemari, dan duduklah di pangkuan ibu." Waktu aku lakukan itu, aku kagum dan heran melihat bunga-bunga yang indah, dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah sekali. Aku hampir tak percaya melihatnya, karena dari bawah yang aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet. Kemudian ibu berkata "Anakku, dari bawah memang nampak ruwet dan kacau, tapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini, sudah ada gambar yang direncanakan, sebuah pola, ibu hanya mengikutinya."

"Sekarang, dengan melihatnya dari atas, kamu dapat melihat keindahan dari apa yang ibu lakukan." Sering selama bertahun-tahun, aku melihat ke atas dan bertanya kepada  Allah. "Allah apa yang sedang Engkau lakukan?"

Ia menjawab, "Aku sedang menyulam kehidupanmu." Dan aku membantah, "Tetapi nampaknya hidup ini ruwet, benag-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya cerah?"

Kemudian Allah menjawab, "Anakku, kamu teruskan pekerjaanmu, dan Aku juga akan menyelesaikan pekerjaanKu di bumi ini. Suatu saat nanti Aku akan memanggilmu ke sorga dan mendudukkan kamu di pangkuanKu, dan kamu akan melihat rencanaKu yang indah dari sisiKu."



Amin.

*source : Dia hanya sejauh doa, dengan sedikit perubahan







Jumat, 27 Januari 2012

The Passion Of The Christ


dibuka di Getsemani saat Yesus berdoa dan dicobai oleh setan, sedangkan rasul-Nya, tidur Petrus, Yakobus dan Yohanes. Setelah menerima tiga puluh uang perak, salah satu rasul Yesus lainnya, Yudas, pendekatan dengan para penjaga kuil dan mengkhianati Yesus dengan ciuman. Sebagai penjaga bergerak untuk menangkap Yesus, Petrus memotong telinga Malkhus, tetapi Yesus menyembuhkan telinga. Candi penjaga menangkap Yesus dan para rasul melarikan diri. Yohanes mengatakan kepada Maria dan Maria Magdalena penangkapan. Petrus mengikuti Yesus dari jauh. Kayafas memegang pengadilan atas keberatan dari beberapa imam lainnya, yang dikeluarkan dari pengadilan. Ketika ditanyai oleh Kayafas apakah dia adalah anak Allah, Yesus menjawab "I AM." Kayafas adalah ketakutan dan air mata jubahnya dan Yesus dihukum mati karena menghujat. Tiga kali Petrus menyangkal Yesus tahu, tapi kemudian berjalan pergi terisak-isak. Sementara itu, Yudas menyesal upaya untuk mengembalikan uang untuk memiliki Yesus membebaskan tetapi ditolak oleh para imam. Tersiksa oleh setan, ia melarikan diri kota dan menggantung diri dengan tali ia menemukan pada keledai mati.Kayafas membawa Yesus ke hadapan Pontius Pilatus untuk dihukum mati, tapi setelah mempertanyakan Yesus, Pilatus mengirimkan dia bukan ke istana Herodes, seperti Yesus dari kota Herodes memerintah dari Nazaret. Setelah Yesus dikembalikan, Pilatus menawarkan kerumunan bahwa ia akan menghajar Yesus dan kemudian akan membebaskannya. Pilatus berusaha untuk memiliki Yesus dibebaskan dengan memberikan orang-orang pilihan untuk membebaskan Yesus atau Barabas pidana kekerasan. Untuk cemas Pilatus, kerumunan tuntutan untuk memiliki Barabas dibebaskan dan Yesus dibunuh. Dalam upaya untuk menenangkan orang banyak, Pilatus telah Yesus didera dan diolok-olok brutal dengan mahkota duri, namun kerumunan terus untuk menuntut agar Yesus disalibkan. Pilatus enggan perintah penyaliban Yesus.Ketika Yesus membawa salib sepanjang Via Dolorosa ke Kalvari, Yesus menghadapi Serafia lap dengan kerudungnya. Simon dari Kirene yang terpaksa ditekan ke membawa salib dengan Yesus. Yesus kemudian disalibkan. Saat ia tergantung dari salib, Yesus berdoa pengampunan bagi mereka yang melakukan ini untuk dia dan menebus penjahat disalibkan di sampingnya. Setelah Yesus memberikan nyawa-Nya dan mati, setetes air hujan jatuh dari langit, memicu gempa bumi yang menghancurkan Bait Suci dan robekan kain menutupi Mahakudus di dua, dengan kengerian Kayafas dan para imam lainnya. Setan kemudian ditampilkan menjerit dalam kekalahan. Cerita berakhir dengan Yesus bangkit dari kematian dan keluar dari makamnya.

karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadanya tidak akan binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal "Yohanes 3:16"

Tuhan sangat menyayangi kita bahkan memberikan hidupNya untuk kita, lalu maukah engkau jadi jiwa yang terpanggil untuk Dia ? 

about time

seiring berjalannya waktu yang pastinya tak akan mampu diputar lagi, kita bisa merasakan indahnya dunia kala siang, dan senja menjemput, muterrr mulu. Nggak pernah tau sama alur yang akan membentuk kisah kita di hari-hari menandatang, tapi akhirnya, sutu saat semua hal-hal itu yang akan kita rindukan Enjoy the little things in life cause one day, you'll look back and realise they were the big things.

semua hal yang uda dilalui bareng temen-teman yang kita sayang, pasti tetep membekas dalam memori



 tapi ya itulah kehidupan, mudah datang mudah pergi, saat kita hanya mampu menoleh ke belakang melihat semua yang sudah terjadi, kita hanya mampu mengambil tindakan, untuk tetap maju dan memperbaiki masa lalu yang kurang baik, dari tutur kata, sikap, tindakan, sambil mengukir mimpi dan harapan hingga jadi nyata toh semua itu perlu proses yang panjang, untuk menjadi sempurna, diperlukan kesalahan agar kita tau apa yang benar apa yang harus dilakukan .

seringnya, kita berharap, termasuk aku sih kadang, untuk menghentikan waktu saat kita dalam keadaan bahagia, setelah itu kusadari, apa guna kita kita ingin menghentikan waktu saat itu, di depan masih banyak kebahagiaan lain yang menunggu kita.

waktu yang kita punya di dunia ini sedikit wan, gunakan itu sebaik mungkin selgi kamu punya hempas nafas, untuk mengisi hidup orang lain, dan memberi kesan atas hidup orang lain. jadilah terang dan garam di dunia yang mulai gelap inihh. Tuhan memberkati :)




Kamis, 26 Januari 2012

JET LAG :)

yang lagi doyan sama lagu ini, tapi chord rada nya susah, tapi kayakke aku yang nggak mahir nggitar, hihi



B     F#m    E
Ohh, ohhh

B     F#m    E
Ohh, ohhh

So jet-lagged.

Verse 1:
B                          E
What time is it where you are?

I miss you more than anything
B                         E
Back at home you feel so far

Waiting for the phone to ring


Pre-chorus:
Abm                                 
It's getting lonely living upside down
E
I don't even wanna be in this town
Abm                                  F#m
Trying to figure out the time zones making me crazy


Chorus:
                B
You say good morning
             E
When it's midnight
       Abm
Going out of my head
F#m
Alone in this bed
    B             E
I wake up to your sunset
Abm
It's driving me mad
   F#m
I miss you so bad 
         B    B     E  
And my heart heart, heart is so jet lagged
  Abm    Abm     F#m
Heart heart, heart is so jet lagged
  B     B      E                    Abm     F#m
Heart heart, heart is so jet lagged

So jet lagged

Intro:
B     F#m   E
Ohh, ohh

Verse 2:
B                         E
What time is it where you are?

5 more days and I'll be home
B                           E
I keep your picture in my car

I hate the thought of you alone


Pre-chorus:
Abm
I've been keeping busy all the time
E
Just to try to keep you off my mind
Abm                                  F#m
Trying to figure out the time zones making me crazy


Chorus:
              B
You say good morning
          E
When it's midnight
      Abm
Going out of my head
F#m
Alone in this bed
      B             E
I wake up to your sunset
           Abm
And it's driving me mad
    F#m
I miss you so bad
        B      B      E
And my heart heart, heart is so jet lagged
Abm    Abm    F#m
Heart heart, heart is so jet lagged
B       B      E                       Abm Abm   F#m
Heart heart, heart is so jet lagged

So jet lagged

B 
Ohh, ohhh
E
Ohh, ohhh

Bridge:
B
I miss you so bad (I miss you so bad)
E
I miss you so bad (I miss you so bad)
B
I miss you so bad (I wanna share your horizon)
E
I miss you so bad (And see the same sun rising)
B                                                 E
I miss you so bad (And turn the hour hand back to when you were holding me)


Chorus:

You say good morning

When it's midnight
Abm
Going out of my head
F#m
Alone in this bed
   B               E
I wake up to your sunset
          Abm
And it's driving me mad,
F#m
I miss when
           B
You say good morning
          E
But it's midnight
       Abm
Going out of my head
 F#m
Alone in this bed
    B              E
I wake up to your sunset
          Abm
And it's driving me mad
 F#m
I miss you so bad 
         B    B       E
And my heart heart, heart is so jet lagged
  Abm  Abm    F#m
Heart heart, heart is so jet lagged
  B     B      E                      Abm Abm  F#m
Heart heart, heart is so jet lagged

So jet lagged
 B    F#m  E
Ohh, ohhh  (so jet lagged)

LOSER OF THE YEAR

There’s a lot of talk about me,
People lining up to meet me.
I’m on a verge of celebrity,
So what you think about that?

I’ve got friends in high places,
Louis Vuitton suitcases,
Looking on all the pretty faces
So what you think about that?

So why do I feel like it’s all just a show?

You make me wanna shut it all down,
Throw it all away,
Cause I’m nothing if I don’t have you.

What’s the point of being on top,
All the money in the world,
Is nothing if I can’t pull it on on you.

So, send the cars back,
Put the house on the market,
And my big dreams too.

Because it’s all so clear,
Now without you here,
I’m the loser of the year.

I’m at a party in a mansion
There’s a lot of high fashion,
And I’m cooler than I’ve ever been
So what you think about that?

I’m livin’ life in a fast lane
I’ve got fridge full of champagne,
And I’m hanging out with Lil’ Wayne.
So what you think about that?

So why do I feel like it’s all just a show?

You make me wanna shut it all down,
Throw it all away,
Cause I’m nothing if I don’t have you.

What’s the point of being on top,
All the money in the world,
If I can’t pull it all on you.

So, send the cars back,
Put the house on the market,
And my big dreams too.

Because it’s all so clear,
That without you here,
I’m the loser of the year.
I’m the loser of the year.

I can try real hard,
I can try to pretend,
That all these dreams make any sense
Without you.
But that just ain’t you

I thought these things would make me forget
About you and me
But you’re stuck in my head
I’m a loser,
If I lose her.

You make me wanna shut it all down,
Throw it all away,
Cause I’m nothing if I don’t have you.

What’s the point of being on top,
All the money in the world,
If I can’t pull it all on you.

You make me wanna shut it all down,
Throw it all away,
if I don’t have you.

So, send the cars back,
Put the house on the market,
And my big dreams too.

Because it’s all so clear,
That I need you here,
And it’s all so clear,
Now without you here,
I’m the loser of the year.

Loser of the year.
I’m the loser of the year.
Loser of the year.
Nih, buat yang lagi cenat-cenut, aku sama vina sih lagi seneng nggitarin ni lagu, mwehehe,,

 Smash - I Heart You :

A
Kenapa hatiku cenat-cenut tiap ada kamu
D
Selalu peluh pun menetes setiap dekat kamu
Bm
Kenapa salah tingkah tiap kau tatap aku
E
Selalu diriku malu tiap kau puji aku

A
Kenapa lidahku kelu tiap kau panggil aku
D
Selalu merinding romaku tiap kau sentuh aku
Bm
Mengapa otakku beku tiap memikirkanmu
E                                            A
Selalu tubuhku lunglai tiap kau bisikkan cinta

Chorus :
                D
You know me so well
             Bm
Girl i need you
             E
Girl i love you
               A
Girl i heart you
                D
I know you so well
            Bm
Girl i need you
             E
Girl i love you girl i heart you

A
Tahukah kamu saat kita pertama jumpa
D
Hatiku berkata padamu ada yang berbeda
Bm
Tahukah sejak kita sering jalan bersama
E
Tiap jam menit detikku hanya ingin berdua

A
Tahukah kamu ku takkan pernah lupa
D
Saat kau bilang kau punya rasa yang sama
Bm
Ku tak menyangka aku bahagia ingin ku peluk dunia
E                                    A
Kau izinkan aku tuk dapat rasakan cinta

Chorus :
                D
You know me so well
             Bm
Girl i need you
             E
Girl i love you
               A
Girl i heart you
                D
I know you so well
            Bm
Girl i need you
             E
Girl i love you girl i heart you

A
Hatiku rasakan cinta, dia buatku salah tingkah
D
I know you so well, you know me so well
You heart me girl, i heart you back
Bm
I miss you, i love you, ah ah ah
E
I need you, i love you, i heart you baby

A D Bm
E                                     A
I need you, i love you, i heart you baby

Chorus :
                D
You know me so well
             Bm
Girl i need you
             E
Girl i love you
               A
Girl i heart you
                D
I know you so well
            Bm
Girl i need you
             E
Girl i love you girl i heart you

A                               D
Tak ada yang bisa memisahkan cinta
                   Bm
Waktu pun takkan tega
                 E         A
Kau dan aku bersama selamanya

Why Do I Love You




Suddenly she’s
Leaving
Suddenly the
Promise of love has gone
Suddenly
Breathing seems so hard to do

Carefully you
Planned it
I got to know just
A minute to late, oh girl
now I understand it
All the times we
Made love together
Baby you were thinking of him
Why do I love you
Don’t even want to
Why do I love you like I do
Like I always do
You should’ve told me
Why did you have to be untrue (love you like I do)
Why do I love you like I do
Ain’t gonna show no
Weakness
I’m gonna smile
And tell the whole world I’m fine
I’m gonna keep my senses
But deep down
When no one can hear me
Baby I’ll be crying for you
Why do I love you
Don’t even want to
Why do I love you like I do
Like I always do
You should’ve told me
Why did you have to be untrue (love you like I do)
Why do I love you like I do
Can’t go back
Can’t erase
Baby your smiling face oh no
I can think of nothing else but you
Suddenly
Why do I love you
Don’t even want to
Why do I love you like I do
Like I always do
You should’ve told me
Why did you have to be untrue (love you like I do)
Why do I love you like I do


ini nggak tau apa judulnya

ini aku sama temen-temenkuu :)


  dari kiri, ikun terus aku ters grace, terus vina


kalo itu, cuman ikun, aku, terus grace


itu masih hari ini kejadiannya, kelompok seni musik


whether it's love ??


whether it's love ?
Mentari belum sepenuhnya meninggalkan senja, meskipun ia tinggal separuh menggantung di batas kota, pancaran sinarnya masih memberi goretan jingga keemasan di angkasa.

Citra masih manyun sejak setengah jam lalu, demi apa dia sudah menunggui kakaknya hampir satu jam karena nggak buruan njemput, Citra menoleh ke kanan dan ke kiri, tak ada oramg, hanya Inov yang masih ada di sampingnya, sekolahnya, SMU SEMESTA sudah mirip kuburan sekarang, bahkan satpamnya udah nytater motor beriap pulang, tinggal pak bon yang bakal setia tinggal di sekolah, huft!

"Gue anterin pulangbdeh Cit." Tawar Inov entah ke brapa kali karena seringnya ditolak Citra.
"Loe nggak mau nemenin gue lagi ya?" Wajah Citra yang kusut makin kusut.
"Yaa, tapi kakak lo datengnya jam brapa? Uda mau jam 6 nih, gerimis pula." Inov mulai senewen, lalu mulai menangkap rintik hujan dengan telapak tangan.
"Bentar lagi, yaya, Inov kan baik." Citra memang kerap membujuk orang dengan 'kan baik' bener-bener nggak kreatif.
"Yahh, itu mah senjata lo biar smua orang nurutin lo, grr." Jawab Inov pendek, Citra hanya meringis karna kartunya uda dibuka Inov.

ddrttt dddrrrttt .. Ripped Pants ost di kartun Spongebob Squarepants berkoar di hp Citra.
Air muka Citra berangsur gregetan, kedua kakinya menginjak-injak bumi yang sama skali nggak salah karena sms yang baru aja masuk di handphone Citra. Inov lansung merebut handphone di genggaman Citra.
"Pulang sendiri, kakak nggak bisa jemput, lupa, lagi maen nih, angkot or bis, muahh." Inov bergeridik. "Bener kan kata gue, kakak lo lupa sama lo, lupa punya adek, lupa jemput." Inov menyerahkan handphone pada si pemilik, Citra hanya manyun menanggapi perkataan Inov yang asli nggak pake pikira.

"Dah, ayo gue anterin." Tawar Inov lagi.
"Nggak." Citra membuang muka.
"Beneran? Satu.. Dua...." Inov mengenakan helmet nya. "TIGAA, ADA SETANNN !!" Pekik Inov seketika. membuat Cira kaget sesaat lalu menghambur ke pelukan Inov."Ciee yang pengen tetep di sekolah, taunya takut setan, sana, ngapain peluk-peluk gue?"
"Siapa juga yang pengen meluk lo? Kaget tau?" Tatapan Citra lebih tajam sekarang, usai memeluk Inov, jarak yang terbentang nggak lebih dari 30cm. "Ayo pulang. Keburu ujan nih, ntar kalo tugas kelompok kita basah gimana? Kalo kita nggak lulius ulangan praktek gimana? Tahu sendirib gurunya killer gitu" Oceh Citra panjang lebar.
"Kok jadi lo yang sewot? Bukannya tadi lo yang uda cukup ngulur-ulur waktu, dan kenapa bukan gue yang lo kuatirin karna ujan? Malah tugas ilimiah kita?" Ucap Inov dengan kepedean tinggi.
"Nggak penting tuh,penting gue lulus ulangan praktek. Wlekk." Citra menjulurkan lidah.
Ayo pulanggg, haaaa." Citra mencubit lengan Inov.

Memang benar akhirnya hujan turun deras, untungnya Citra dan Inov sudah sampai rumah masing-masing dengan keadaan yang lumayan basah, sama aja sih sebenernya, hahaha.

****

Tanpa disadari, semua ini, tiap momen untuk berbagi, bercanda, momen untuk saling jahil membuat satu rasa itu kemudian tumbuh di benak keduanya. Yahh, meskipun rasa itu kerap diabaikan, tapi nyatanya ia tetap ada bersama mereka, mengisi semua tawa di sela hari mereka.

"Inov itu baik, dia care, dia lucu, dia nggak kaya cowok lain, dia itu friendly banget, kok gue jadi mikirin dia sih?" Citra memutar posisi tidurnya, kekanan, berguling, bahkan sekali jatuh di lantai, karna saking polahnya. "Haa? Jam 23.21. Sialan, besok gue bisa telat nih." Citra melirik jam dinding Spongebob di sudut kamarnya. Akhir kata, dengan pengauran posisi tidur yang susah payah dibuatnya bisa jadi formasi yang rapi, mulai selimut, banyal dan guling, dan itu mengantar jiwanya di pelabuhan mimpi dan membentuk pulau di bantalnya, atau orang menyebutnya ngeces.

****

Semilir bayu menyambut hati. berkas cahaya surya menembus kamarnya, membuatnya terusir dari dunia mimpi.
Sejak kejadian nganterin pulang 6 bulan lalu, perasaaan keduanya ternyata makin liar. Menyeruak, memenuhi ruang hati. Apa di kata? Cinta tengah melanda kedua anak manusia. Memungkiri perasaan, membohomgi hati bahwa tak ada rasa cinta, besih keras dengan argumen masing-masing sudah berjuta kali dilakukan, api tetap gagal mencabut panah asmara yang terlanjur menancap di relung keduanya. Inov, satu-satunya yang akan memulai.

****

"Mau ikut gue?" Ajak Inov seusai rapat buken (buku kenangan) suatu senja.
"Kemana? Takut nih."
"Balkon, sore-sore gini lkan anginnya asik."
"Balkon lantai dua? Katanya angker Nov, gue takut."
"Kan ada gue." Inov meraih jemari mungil Citra. Citra hanya menurut saja, berusaha mengimbangi langkah Inov yang panjang.

Sesampainya di balkon, Inov melepaskan tangannya, lalu berjalan mendahului. Terdengar hempas nafas yang berat keluar dari dalam dada Inov, karena beratna tekanan, dan smua rasa yang bergejolak.Citra mengikutinya, lalu berdiri disana, menikmati senja, burung camar menari jauh di sana, sepertinya tak ada kesediha, penuh kebahagiaan di sana.

"Bagus ya? anginnya enak banget, seger."
"Kayak lo."
"Ha? Kok bisa?"
"Lo kan penyegar hidup gue, lo yang bikin gue senyum tiap saat." Citra hanya manggut-manggut, masih menganggap kalo ini bukan bagian penembakan perasaan.
"Mataharinya keren." Puji Cita lagi.
"Lo nggak kalah kok, bagi gue lo yang termanis, dan paling keren di hati gue. Gue sayang lagi sama loe, sayaaangg banget. Jadi.." Kata-kata Inov berhenti sesaat. Inov meraih jemari Citra lagi, begitu erat.
"Jadi apanya?" Citra linglung.
"Jawab dongg."
"Apanya?" Citra bingung sama ocehan Inov tadi, Bener kan, dari tadi Inov cuma bilang kalo dia manis, lebih dari matahari, kalo dia sayang Citra, dan entah apa lainnya.
"Boleh nggak gue jadi cowok yang sama berartinya buat lo, jadi pacar lo." Inov memutar badannya, lau menatap bola mata Citra.

Citra tersentak sejenak, karna kaget, ini lebih cepat dari yang di duganya, tap mau perasaan di dustai apapun, tetap tak akan bisa. Citra menggangguk kecil. "Gue jugaa sayangg sama lo." Rona merah merambatii wajahnya.

PLONGGG , satu-satunya yang mendarat di luuk Inov. Inov mengulur lengannya, memeluk tubuh Citra yang hanya setnggi telinganya.Senyuman tak bisa ditutupi karna bahagia yang menghinggapi nurani.

GLODAKK. Keduanya tersentak kaget kaena suara itu, takut kalo akan banyak orang yang akan melihat kejadian itu. Citra yang phobia nan berteriak, namun tangan Inov berhasil mredam suara Cita. Taklama, sampai tikus ukura sedang keluar dari pintu. Menyadari hanya tikus lah yang membut keributan, keduanya tertawa geli.

Inov mengelus puncak kepala Citra. "Thanks Cit." Inov tersenyum simpul, lalu memeluknya lagi, satu kecupan mendarat di kening Citra senja itu.Senja yang penuh arti. Di mana seluruh gejolak akhirnya lebur dalam satu ungkapan, dalam sebuah tawa, dan secangkir senyuman

*whether it's love?