Pages

Jumat, 20 Juli 2012

JADI DIRI SENDIRI



Oleh    : Patricia Ruth A.

            Sore itu langitnya cerah,  warna merah kejingga-jinggaan menjadi selimut angkasa, menyulap sore ini menjadi begitu indah. Perkenalkan namaku Rara, aku suka sekali bernyanyi. Sore itu aku bernyanyi di dalam kamar mandi. Banyak jenis lagu kunyanyikan, entah lagu rohani, lagu pop, lagu th. 90an, sampai lagu dangdut, dll. Inilah kebiasaanku, selalu bernyanyi saat mandi sore.
            Aku mempunyai beberapa orang teman di kelasku yang amat mahir menggambar, mewarnai, dan melukis. Banyak media yang mereka gunakan selain kertas atau kanvas. Ada sepatu, piring dari gerabah, hingga telenan. Tapi ingat, untuk piring dari gerabah dan telenan hanya digunakan untuk hiasan dan bukan untuk mengolah makanan. Dan ternyata, barang-barang yang hanya dilihat sepele saja bisa disihir oleh tangan-tangan kreatif menjadi barang yang berseni tinggi.
            Pada saat pelajaran menggambar, aku ingin menggambar dengan baik dan hasilnya juga baik, seperti salah satu temanku yang pandai menggambar yaitu, Nia. Oh.., aku sangat ingin bisa jadi ahli menggambar seperti dia. Tapi mau bagaimana, ku coba dan ku coba.... ehh......, kertasku malah sobek. Cape deh !! Aaaaaa.......ku menyerah.. !!!!! Tuhan, aku juga ingin bisa menggambar sebagus dan sebaik Nia.................
            Aku tetap mencoba sebisa mungkin tapi hasilnya tetap sama, kalau tidak sobek, penghapusnya cepat habis karna selalu untuk menghapus, dan banyak lagi. Hingga pada hari Selasa, disaat pelajaran SBK tepatnya seni suara dan seni rupa. Aku dan semua teman satu kelas termasuk Nia juga, di tes oleh guruku untuk menyanyi dan menggambar. Saat waktunya Nia menyanyi, pada waktu selesai tidak banyak yang memberikan tepuk tangan. Tapi saat giliranku, selesainya lebih banyak yang membagi tepuk tangannya untukku. Bukan maksudku untuk menyombongkan diri. Tapi aku tahu aku lebih baik.
            Kini aku sudah sadar, bahwa semua orang memiliki bakat atau kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. Dan aku juga sudah tahu, bahwa Tuhan memberikan bakat yang berbeda beda ada alasannya. Ya.., supaya semua anak-Nya bisa saling melengkapi satu sama lain. Dan kini aku juga ingin menjadi diri sendiri, karena dengan menjadi diri sendiri kita bisa menemukan kita yang sesungguhnya.

ini yang buat adek gue, hahaha


Tidak ada komentar:

Posting Komentar