sinar mentari ringsut di batas senja
cahayanya berpendar di sela awan
perlahan semburatnya sirna
menorehkan seberkas kerinduan
lilin kecil di sudut angkasa
memahat lagi kasih yang telah hilang
menyemaikan rindu dalam jiwa
yang tengah berkembang liar
rembulan tersenyum malu
membantu membawamu merasuk pikiranku
menyanyikan suaramu di labirin hatiku
jangan lagi kau buat aku diam
melukis harap tanpa jawab
seperti birama tanpa nada, hampa
#tugas b.indo ni, ciyuss (~~*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar